Rumahku Istanaku
16 February 2015
Edit
RAKA DAN RAI
Rumahku Istanaku
Raka dan Rai masih asyik berolahraga
di halaman rumah ketika ibu memanggil mereka untuk sarapan.
“Anak-anak, ayo sarapan dulu sini!”
panggil ibu dari dalam rumah. Raka dan Rai segera berlari ke ruang makan karena
mereka lapar usai berolahraga dari pagi.
“Asyik… makan sayur hangat biar
badan jadi kuat!!” seru Rai. Dengan lahap, mereka makan bersama ayah dan ibu.
“Anak-anak, karena hari ini adalah
hari libur, ibu mau mengajak kalian untuk menghiasi rumah kita!” ajak ibu di sela-sela
sarapan.
“Wah, menghias rumah gimana, Bu?”
tanya Raka tidak mengerti.
“Maksud ibu, karena hari ini kalian
semua libur, ibu ajak kalian buat beres-beres dan menghias rumah, gimana?”
jelas ibu. Mendengar ajakan ibu untuk membersekan rumah itu, mereka jadi
murung.
“Yah ibu… ini kan hari libur, harusnya kita main dan
liburan….” Keluh Rai dengan wajah cemberut.
“Nah, justru karena hari libur,
berarti kalian lagi santai. Alangkah lebih baiknya jika kita manfaatkan waktu
santai ini dengan beres-beres menghias rumah biar indah,” tambah ibu lagi. Raka
dan Rai hanya mengangguk-angguk.
“Hei, semangat dong! Ayah juga mau
bantuin ibu beres-beres rumah, biar rumah kita terlihat indah dan nyaman untuk
ditempati, kalian juga mau kan
tinggal di tempat yang nyaman?!” ucap ayah memberi semangat anak-anak.
Mendengar ucapan ayah, Raka dan Rai terlihat lebih semangat. Akhirnya mereka
mau membantu ibu beres-beres rumah.
Di mulai dari kamar mereka
masing-masing. Semua barang yang tidak digunakan lagi mereka keluarkan agar
tidak menjadi tempat bersarang nyamuk. Sementara, barang-barang yang lain
dibereskan dengan rapi.
“Ayo, yang bersih ya… kita jadikan
rumah kita sebagai istana kita!!” ucap ibu menyemangati.
“Iya, ayah jadi raja, ibu ratunya
dan kalian adalah pangeran-pangeran kecil yang pintar dan tampan!” seru ayah
menambahkan.
Dengan semangat, mereka membersihkan
rumah, berharap bisa menjadi seindah istana.
Selagi ayah, Raka dan Rai
membersihkan rumah, ibu menuju dapur untuk mempersiapkan makanan dan minuman.
“Kita istirahat dulu ya, ibu udah
siapin makanan biar tambah semangat lagi beres-beresnya,” ucap ibu yang
langsung disambut oleh keluarganya.
“Hmm, rasanya nikmat banget ya, abis
beres-beres, langsung melahap makanan yang lezat buatan ibu!” puji Rai sambil
melahap makanannya.
“Iya dong, lebih enak tuh setelah
kita bekerja keras. Makanya kalau disuruh beres-beres rumah lagi atau bantuin
ibu harus semangat ya?!” ucap ayah menyemangati.
“Apalagi kalau beres-beres rumahnya
sampai bersih banget, pasti kelihatan indah, siap khan?!” tambah ibu melirik
kedua anaknya.
“Siap!” Seru Raka dan Rai. Usai
makan, mereka pun kembali membereskan rumah yang tadi sempat tertunda.
“Rumahku istanaku!” seru mereka
bersamaan sambil mengangkat sapu dan alat-alat lainnya, lalu mulai kembali
membereskan rumah.
(Deska Pratiwi)