Anda Pengunjung ke-

Sekolahku Hebat

RAKA DAN RAI
Sekolahku Hebat

            Senin itu, saat upacara bendera di lapang sekolah, semua siswa dari kelas 1 sampai 6 SD, menyimak amanat dari kepala sekolah. Sejenak suasana begitu tenang hingga dimulailah prakata pembukaan dari kepala sekolah.
            “Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh….” Ucapnya. Serentak semua peserta upacara menjawab salamnya.
            “Anak-anakku SD Harapan Bangsa yang Bapak cintai dan banggakan,” Pak Darmawan menyapa dengan sangat hangat. Sebelum Pak darmawan melanjutkan kata-katanya, Kepala Sekolah yang bersahaja itu tersenyum memamerkan sederet gigi putihnya. Ada sebuah rasa bahagia tersirat dari wajahnya yang berkharisma.
            “Hari ini, kita akan menjadi saksi lahirnya haran-harapan bangsa di negeri ini!” ucapnya sambil mengepalkan tangan kanannya. Seluruh siswa masih menyimak dengan penuh penasaran.
            “Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah swt. Yang Maha Cerdas, SD Harapan Bangsa telah menjadi juara umum nilai terbaik Ujian Nasional di tingkat nasional!” jelasnya bangga. Kali ini senyumnya lebih mengembang. Sorak-sorak dari seluruh peserta upacara begitu menggetarkan hatinya.
            Tak terasa airmata menetes di pipinya. “Sungguh, ini merupakan prestasi luar biasa bagi sekolah tercinta kita. Dengan prestasi yang kita raih ini, membuktikan betapa perjuangan para guru mendidik siswa dengan penuh ketulusan serta tentunya tak lepas dari perjuangan para siswa yang telah belajar dengan sungguh-sungguh!”
            Beberapa guru pun dibuat menangis oleh kata-katanya, mengingat betapa berat apa yang harus mereka hadapi, namun perjuangan itu telah berbuah prestasi yang membuat semua perjuangan itu terasa indah.
            Upacara bendera pagi itu diakhiri dengan pembacaan doa oleh salah seorang siswa kelas 6 yang telah berhasil lulus Ujian Nasional dengan usaha memaksimalkan belajar dan kejujuran mengerjakan soal.
            Terlihat di barisan paling depan kelas 1, Raka berdoa dengan khusyuk, dia memohon pada Allah agar diberi kecerdasan dan ilmu yang bermanfaat. Raka bertekad dalam hati untuk belajar sungguh-sungguh dan akan berusaha mengukir sejarah dengan prestasinya.
            Tak sabar rasanya Raka ingin berbagi kebahagiaan itu kepada Ibu dan Ayahnya serta Rai di  rumah.
            “Sekolahku memang hebat!” ucapnya pada dirinya sendiri sambil tersenyum memandang Kepala Sekolah yang sedang menyalami siswanya dan mengucapkan selamat kepada mereka.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel