Sekolahku Hebat
18 February 2015
Edit
RAKA
DAN RAI
Sekolahku
Hebat
Senin itu, saat upacara bendera di
lapang sekolah, semua siswa dari kelas 1 sampai 6 SD, menyimak amanat dari
kepala sekolah. Sejenak suasana begitu tenang hingga dimulailah prakata
pembukaan dari kepala sekolah.
“Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh….”
Ucapnya. Serentak semua peserta upacara menjawab salamnya.
“Anak-anakku SD Harapan Bangsa yang
Bapak cintai dan banggakan,” Pak Darmawan menyapa dengan sangat hangat. Sebelum
Pak darmawan melanjutkan kata-katanya, Kepala Sekolah yang bersahaja itu
tersenyum memamerkan sederet gigi putihnya. Ada sebuah rasa bahagia tersirat
dari wajahnya yang berkharisma.
“Hari ini, kita akan menjadi saksi
lahirnya haran-harapan bangsa di negeri ini!” ucapnya sambil mengepalkan tangan
kanannya. Seluruh siswa masih menyimak dengan penuh penasaran.
“Alhamdulillah, puji syukur kepada
Allah swt. Yang Maha Cerdas, SD Harapan Bangsa telah menjadi juara umum nilai
terbaik Ujian Nasional di tingkat nasional!” jelasnya bangga. Kali ini
senyumnya lebih mengembang. Sorak-sorak dari seluruh peserta upacara begitu
menggetarkan hatinya.
Tak terasa airmata menetes di
pipinya. “Sungguh, ini merupakan prestasi luar biasa bagi sekolah tercinta
kita. Dengan prestasi yang kita raih ini, membuktikan betapa perjuangan para
guru mendidik siswa dengan penuh ketulusan serta tentunya tak lepas dari
perjuangan para siswa yang telah belajar dengan sungguh-sungguh!”
Beberapa guru pun dibuat menangis
oleh kata-katanya, mengingat betapa berat apa yang harus mereka hadapi, namun
perjuangan itu telah berbuah prestasi yang membuat semua perjuangan itu terasa
indah.
Upacara bendera pagi itu diakhiri
dengan pembacaan doa oleh salah seorang siswa kelas 6 yang telah berhasil lulus
Ujian Nasional dengan usaha memaksimalkan belajar dan kejujuran mengerjakan soal.
Terlihat di barisan paling depan
kelas 1, Raka berdoa dengan khusyuk, dia memohon pada Allah agar diberi
kecerdasan dan ilmu yang bermanfaat. Raka bertekad dalam hati untuk belajar
sungguh-sungguh dan akan berusaha mengukir sejarah dengan prestasinya.
Tak sabar rasanya Raka ingin berbagi
kebahagiaan itu kepada Ibu dan Ayahnya serta Rai di rumah.
“Sekolahku memang hebat!” ucapnya
pada dirinya sendiri sambil tersenyum memandang Kepala Sekolah yang sedang
menyalami siswanya dan mengucapkan selamat kepada mereka.